RSS

toga?



Jika banyak orang gembira dan sukacita dengan kata wisuda, bagiku enggak.

Walaupun banyak juga yang stres dengan pendamping wisuda “PACAR ATAU CALON” tapi disini ya rada bersyukur ada satu orang dengan sukarela akan mengorbankan waktu daan tenaga serta biaya yang ga kecil untuk datang ke acara ga penting itu. HAHAHAHA

Iya? Cuma mas rachmad andriyan yang mau memberikan waktunya jika memang aku bersedia ikut wisuda. Terimakasih mas. Tapi aku pikir mubadzir sekali kamu memberikan waktumu dan hasil keringatmu untuk Cuma sekedar duduk dan memandangi aku berfoto ria. 

Sebenarnya bukan itu saja, banyak pertimbangan lain untuk memberikan alasan kenapa tidak akan ada toga di bulan september nanti. Biarlah kuping ini ditutup rapat-rapat. Betapa tidak sakralnya moment tersebut.
Bagiku aku bisa berjuang dengan keringatku sendiri dengan nilai maksimal dan sukses sidang adalah yang paling sakral, kesakralan kedua adaalah rasa bangga ibuku memiliki aku.
Ehmm sakral yang keduaa?

Tidak seperti yang aku bayangkan ternyata ibuku pun mulai tidak peduli dengan keadaanku. Mau cumlaude mau enggak, bukan hal yang diinginkan beliau. Mungkin.

Terlebih ketika penyakitku kambuh, aku Cuma bisa berdiam dan menulis disini. Sesekali aku membearikan keluhan ke mba lina yang seorang tenaga medis, dan bocorlah ke ibuku. 

Detik ini tanpa kuduga ada segepok uang titipan ibuku untuk operasi dan berobat kata beliau, jika aku boleh menawar, boleh gak Cuma peluk erin aja bu... erin gamau duit segepok ini ataupun operasi ...:(

0 komentar:

Poskan Komentar

hey, jangan lupa tinggalkan commentmu yaaa :)

Write here, about you and your blog.
 
Copyright 2009 erin restriana All rights reserved.
Free Blogger Templates by DeluxeTemplates.net
Wordpress Theme by EZwpthemes
Blogger Templates